Senin, 06 Februari 2012

Seni Ludruk


Kata ludruk berasal dari kata lodrok (b.Jawa). Kata itu dikategorikan ke dalam bahasa tingkat ngoko yang berarti badhut ‘lawak.’ Kata ludruk juga bermakna jembek, jeblok, gluprut, badut, dan teater rakyat . Ludruk adalah kesenian drama tradisional dari Jawa Timur . Ludruk pada awalnya muncul dari kesenian rakyat ‘besutan’, yang biasa dipentaskan di lapangan dan ditonton banyak orang.Ludruk merupakan salah suatu drama tradisional yang diperagakan oleh sebuah grup kesenian yang di gelarkan disebuah panggung dengan mengambil cerita tentangkehidupan rakyat sehari-hari, cerita perjuangan dan lain sebagainya yang diselingi dengan lawakan dan diiringi dengan gamelan sebagai musik.Dialog/monolog dalam ludruk bersifat menghibur dan membuat penontonnyatertawa, menggunakan bahasa khasSurabaya, meski terkadang ada bintang tamu daridaerah lain seperti Jombang,Malang,Madura,Madiun dengan logat yang berbeda.Bahasa lugas yang digunakan pada ludruk, membuat dia mudah diserap oleh kalangannon intelek.Dialog dalam ludruk pada umumnya menggunakan dialek Surabaya, sementaraludruk di daerah Probolinggo, Lumajang, dan Jember menggunakan bahasa Madura.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar